Menu Close

Dilema Marketing ‘Gila’ Sepak Bola; Meramal Hidup

Bisnis Sepak Bola

Barcelona adalah klub dengan pemasukan terbesar dari pos ini. Klub Catalunya ini meraup pendapatan signifikan dari merchandise dan kegiatan lisensi kreatif.

Dari 22 klub yang berkompetisi, baru empat klub dalam telah menyampaikan laporan ekonomi yang telah diaudit, fourteen klub sedang dalam rédigée audit, dan empat klub tidak menyampaikan laporan keuangannya. Klub juga tidak bisa mengelola gaji karena turnover to wage ratio-nya tadinya 50%. Itu artinya lebih dari 50% pendapatan klub dimanfaatkan untuk membayar gaji serta hal ini akan berpotensi membuat klub tidak jadi bertahan lama. pendapatan pajak-pajak yang diterima pemerintah Jerman tercatat sebesar $ 1 . 000. 000. 000. Buat mengetahui betapa menggiurkannya bisnis sepakbola, kondisi di Jerman bisa dijadikan contoh yg bagus.

Jika ke-4 saran tersebut diaplikasikan, bisnis sepakbola akan mampu menghasilkan keuntungan yang besar tuk pemilik klub. Dengan sangat, investor akan mengetahui perihal keuangan klub dan gak ragu untuk berinvestasi dikarenakan klub tidak menutup kita dari kondisi keuangan mereka yang sebenarnya.

Jakarta : Sepakbola merupakan olahraga dalam paling popular di dunia. Berdasarkan catatan sejarah, bangsa China dan Aztec memainkan olahraga seperti sepakbola tuk menjaga fisik para tentara supaya selalu prima. Sekilas pengamatan, model bisnis persepakbolaan Indonesia tidak mengacu ke salah satu dari ketiga contoh di atas.

Belum lagi dari pendapatan yang diperoleh para player yang diekspor, yang tentunya ikut menyehatkan neraca withdraw negara tersebut. Bisnis. apresentando, JAKARTA – Inggris, Spanyol, dan Brasil memberikan gambaran yang bagus tentang trik sepak bola berhasil akhirnya menjadi industri dengan penekatan design bisnis yang berbeda. Type bisnis persepakbolaan Indonesia gak mengacu ke model Inggris, Brasil, maupun Spanyol. Move pemain lebih sering diandalkan klub-klub kecil untuk mengumpulkan receh. Ini dilakukan dengan klub seperti Udinese dalam memiliki sister clubs Watford dan Granada atau Leicester City.

Namun kalau tidak mau memberi tempat pada logika marketing, ya inefisiensi ini maka akan terus terjadi. Jika Manchester United identik dengan Malcom Glazer, Juventus dengan keluarga Agnelli, Manchester City oleh Sheikh Mansour, maka Bali United adalah Pieter Tanuri. Konglomerat yang berjaya di bisnis ban dan sekuritas ini membeli klub Persisam Samarinda dan mengubahnya akhirnya menjadi Bali United pada 2014. Selain memiliki perkebunan jeruk, Andik Vermansyah, juga mengregister bisnis lapangan futsal pada kawasan Depok, Jawa Barat. Sebagai kompensasi, pemerintah maka akan mendapatkan kompensasi dari sewa infrastruktur tersebut.

Di dimana swastanisasi kepemilikan klub menjadi wajib hukumnya untuk dilakukan. Jangan sampai pengeluaran bertambah besar daripada pendapatan. Seandainya sebuah klub dikelola oleh semangat benar, hal-hal yg inefisien ini menjadi isu penting untuk dibenahi.

Dengan begitu, akan banyak lapangan kerja yg terserap sehingga akan menyajikan ekonomi terus tumbuh. Potensi yang ketiga adalah penerimaan pajak yang besar. Potensi pajak tersebut diantaranya diraih dari pajak penghasilan seluruh pihak yang terlibat di dalam sepakbola, pajak bumi lalu bangunan, dan pajak pertambahan n ilai dari exchange fee pemain.

Dengan demikian, perlu kerja sama pemangku kepentingan sepak online Indonesia untuk berani merombak model bisnis dengan pendekatan finansial-ekonomi. Bayangkan saja, harga jual seorang Neymar Jr setara dengan pendapatan dri ratusan tenaga kerja kelas menengah, unskilled dan semi-skilled.

Selain itu, penting dibuat juga peraturan sperti Financial Fair Play yg diterapkan Asosiasi Sepakbola Eropa. Cara tersebut mewajibkan klub tuk menyeimbangkan neracanya sebelum mentransfer pemain guna melindungi klub dari masalah keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *